Langsung ke konten utama

Postingan

Petarung handal disegala situasi

 Petarung handal disegala situasi Sejak dulu, pelbagai kerjaaan diseanteru dunia melakukan kebiasaan merebut kekuasaan ditangan para pemimpin lain. Mereka mengorbankan semua yang dimilikinya demi merebut wilayah pencapaiannya. Banyak yang berhasil dan banyak juga yang kalah. Akibat dari peperangan mereka semua memahami dengan baik. Negara mengelami kerusakan, banyak korban dst. Lalu, mengapa mereka semua masih berani mengambil resiko? Well, setiap pemimpin tahu akan sikap atau kebijakan yang diambil untuk kemaslahatan bersama. Pemimpin tidak hanya memberikan gambaran tentang suatu hal (konsep), tapi semua ikut menjalankannya dengan seksama. Dalam buku Dr. karen armstrong, manusia memiliki sifat bertahan hidup, mencari makan, berkelahi, dan merebut kekuasaan. Tuhan telah menciptakan kita sedemikian rupa untuk kita menjalankan kehidupan yang diciptakannya. Tidak usah perlu jauh-jauh untuk menjadi seseorang raja atau prajurit kerajaan untuk bisa berjuang. Seseorang petarung...

Dakwah dan akhlak yang baik (kajian sosiologi)

Dakwah dan akhlak yang baik (kajian sosiologi) Halo semuanya, bukan maksud saya mau mengedepankan subjektifitas sebagai seseorang peneliti. Disini saya bersikap objektif. Adanya lembaga Agama dalam masyarakat luar memberikan suatu pengarahan yang baik, membimbing, dan menjadikan alat pengawas bagi masyarakat, secara manifes. Lalu secara laten, menimbulkan rasa teoleransi atau menghargai, menjadi pribadi yang lebih tenang. Dakwah dari segi keilmuan memerlukan beberapa kriteria bukan hanya sekedar menyampaikan, tapi membuat penerima pesan mampu menghayati dengan baik dan diimplementasikan. Dalam sosiologi, ada yang menyampaikan pesan, menerima dan perentara.  Sosialisasi dan dakwah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Dakwah artinya menyampaikan (tabligh) hal-hal yang berkaitan dengan agama dan unsur-unsurunya. Beragama cara (usage) telah digunakan oleh pelbagai dakwah menurut kapisitas dirinya dalam menyampaikan agar mempermudah menginternalisasikan kepada masyarakat. Tap...

Belajar ,bahagia atau stres ?(menanggapi full day school "Mendekbud )

Belajar, Bahagia atau stres ? (menanggapi usulan "full day school" Mendekbud) Belajar bukan soal ilmu yang masuk kedalam Brain (otak) dalam kepala. Ilmu bisa saja dipelajari oleh siapa saja tanpa terkecuali. Tetapi, tidak akan mampu dicerna jika dalam keadaan yang tidak normal. Setelah menteri pendidikan (lama) sekaligus mantan rektor paramadina diganti dari posisi kabinet, kok semakin risih dunia pendidikan kita. Lihat saja pak Muhammad Nuh dizaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Anak SD diperkosa-maaf-maaf saja- mulut pak menteri diam seribu bahasa. Tiba-tiba seperti ada pertempuran revolusi pendidikan, pak Mendekbud kita memberi usulan akan menerapkan "full day school" dengan melalui cobaan kebeberapa sekolah di daerah-daerah. Anak-anak bukan bahan eksperimen yang tidak berguna. Dunia pendidikan kita terutama para guru sendiri senang akan kebijakan pak Anies baswedan. Tidak hanya itu saja, murid didik ikut merasakan senang. Lho, tiba-tiba pak muhadjir...

percayalah kepada tuhan

" percayalah pada tuhan dan jangan takut kepada siapapun" tolstoy manusia diciptakan dengan kasih yang tak terhingga.  maha besar tuhan atas segala nikmat yang telah ia anugerahi terhadap kita. sejak ratusan abad,  kebencian telah menyelimuti pandangan dan dada para penganut agama dimana saja.  islam, kristen, yahudi,  ortodox dan seterusnya, memiliki konflik yang cukup panjang.   kebencian dikedepankan dan kasih sayang hanyalah kata-kata yang nihil untuk diartikulasikan kedalam kehidupan realistis. maksud dari yang maha kuasa menciptakan pelbagai agama,  tidaklain dan tidak bukan ialah untuk saling berkomunikasi,  membuka pikiran,  hubungan kekeluargaan dan hal lain yang patut kita pikirkan.  kebencian bukan keasyikan untuk tubuh dan pikiran anda yang begitu baik.  cukup, konflik yang dibuat-buat (mari ) kita berusaha untuk menghilangkannya meskipun hal seperti itu sangatlah sulit.  "big anger stays only in the bosom ...

Membiasakan positif, kebahagiaan datang bukan pembenci

Membiasakan positif, kebahagiaan datang bukan pembenci Provokatif, memberikan nutrisi yang kurang sehat diakal akan membentuk cara pikir yang buruk. Sama halnya seperti Anda mencoba membalik-balikkan fakta. Misalnya, sejarah banyak diberi kebohongan, namun tetap "keotentikan" nya tetap sama. Saat orang-orang jahat berdiri, Anda yang mencintai "kebenaran" harus berdiri menantang. Takut kepada kekhawatiran hanya membuat anda mendapatkan Problem yang lebih besar. Pak jonru yang terhormat, telah banyak dikritik oleh netizen atau masyarakat dan seterusnya. Namun, memang komitmennya selalu itu saja. Dari sini akan kita lihat, sampai dimana ia akan berhenti menjadi pembenci "Pak jokowi, menyebarkan berita hoax, membenci Syiah, dan seenaknya menulis tanpa memikirkan masalah yang akan terjadi." Assalamualaikum wr wb, pak jonru Begini pak, Anda orang baik. Semoga keluarga anda dimuliakan oleh Allah sehat dan dalam lindungan. Pak, anda tahu, dunia ini penuh ...

Mencegah kemiskinan dengan salawat

Diriwayatkan dari sahl bin said bahwa seorang laki-laki menjumpai rasulullah saw, demi mengadukan kemiskinan yang dialaminya. nabi Muhammad SAW bersabda : "Ketika memasuki Rumahmu, ucapkanlah salam, baik dirumah ada orang maupun tidak. Kemudian, ucapkan salam padaku dan bacalah surah Al okhlas," Laki-laki tersebut melaksanakan perintah itu. Tidak berapa lama laki-laki itu telah menjadi orang kaya sampai-sampai melibihi tetangga-tetangga dan keluarganya. (atsar wa barakat shalawat) 

kondisi anak indonesia

kondisi anak indonesia oleh : Abdillah husain cukup malu, dan memprihatinkan dengan berita dari surat kabar dan cetak dengan pelbagi berita mengenai kasus pemerkosaan, seks, pencabulan, pedofelia dan pelabagi masalah yang dihadapi bangsa kita didalam pendidikan maupun lembaga insitusi terbesar polisi dan KPK. sebenarnya, saya ingin membahas dari dua faktor. yang pertama faktor cultur dan kebijakan mendekbud. membangun sebuah jiwa yang matang dan bijaksana merupakan proses yang tidak cepat. mungkin, diantara kita diberi potensial-self dengan cepat merubah diri dengan matang atau meningkatkan jiwa yang baik. cultur yang kita bangun "prioritas" didalam sistem pendidikan bangsa tercinta kita yakni : pertama, cultur rasa malu kita masih belum terlihat. sayangnya, mendekbud dan sistem yang dijalankan pun kadang-kadang tak sejalan dengan moralitas. sering kita temui, anak-anak dibangku sekolah mencerminkan character yang tak terpelajar. kedua, kemanakah kebijakan yang konsi...