Langsung ke konten utama

Postingan

keajaiban sedekah

Kita telah sering membahas tentang pahala sedekah. Kita juga sering mendengar ganjaran dan balasan yang berkali lipat untuk orang yang mau bersedekah, sesuai dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan riwayat dari Nabi Muhammad saw.  Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian. Pahala yang begitu besar ini bisa habis begitu saja jika tidak benar-benar dijaga. Ketika kita ingat tentang besarnya pahala sedekah, jangan lupakan bahwa ada pula api yang bisa membakar habis pahala itu. Allah Berfirman, ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا الَّذِينَ آمَÙ†ُواْ لاَ تُبْØ·ِÙ„ُواْ صَدَÙ‚َاتِÙƒُÙ… بِالْÙ…َÙ†ِّ ÙˆَالأذَÙ‰ “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima).” (QS.Al-Baqarah:264) sumber pict : lembaga amal zakat ada dua penyakit yang menghilangkan pahala sedekah, yaitu : Al-Mannu  (Mengungkit-ungkit pemberian). Al-Adza  (Menyakiti perasaan penerima sedekah) Penyakit pertama adalah  Al-Mannu. Penyakit ini muncul...

merapikan pikiran dalam beragama

Otak kita selalu bekerja setiap detik, menit atau jam. terkadang kita lupa merapikannya dengan tegas : menjauhi hoax, fitnah dan informasi yang tidak bermutu. informasi yang salah bisa membahayakn cara pandang kita terhadap berbagai permasalahan.  orang beragama tidak perlu mendahulukan ego dan sikap apatis. intelektualitas orang berbeda-beda dan kitab qur'an sebagai pedoman menunjukan kita kepada kebenaran. sedikit-banyak orang muslim takut memegang keyakinan dalam soal fiqh, perspektif ulama atau ijtihad kepada yang benar-benar mumpuni dalam soal berfatwa. ketidak rapian otak kita menghasilkan ustad-ustad yang muncul secara "instan" di tv, media dan secara langsung didalam sosial masyarakat kita.               gejala ini bukan gejala yang biasa-biasa saja. ketidakmumpuni seseorang dalam satu bidang atau bidang keilmuan bisa merusak keber-agamaan seseorang. misalkan soal "toleransi" yang sedang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan d...

Bersyukur atas semuanya

Didalam kehidupan ini, semuanya bisa menjadi seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat sekaligus ruh (mentalitas) yang kuat juga untuk menjalankan keinginan mereka didalam kehidupan. Semuanya tidak ada yang memiliki daya dan upaya. Manusia sombong menafikan sebab-akibat itu sendiri. Manusia melakukan (sebab) dan mendapatkan hasil (akibat) tetapi jika sebetas itu artinya telah meniadakan fungsi yang maha kuasa sebagai perwujudan semuanya. Konsep ketuhanan mungkin dari kita sendiri memiliki cara pandang yang sangat berbeda. Tetapi, sekali lagi, tuhan tidak bisa digambarkan oleh apapun. Dia hanya satu & menciptakan manusia tanpa kecacatan. Semoga kita dianugerahi dan mau bersyukur. Siapa saja yang menarikan arti syukur, cepat atau lambat merasakan ketidak enakan hati dan kehidupan. Tidak merasa puas. Puas itu sendiri punya barometer menurut cara pandang masing-masing. Yang perlu kita pelajari adalah konsep "syukr" dalam Qur'an. Konsep dan metodologi d...

Senang-senang saja dengan bersyukur

Didalam kehidupan ini, semuanya bisa menjadi seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang kuat sekaligus ruh (mentalitas) yang kuat juga untuk menjalankan keinginan mereka didalam kehidupan. Semuanya tidak ada yang memiliki daya dan upaya. Manusia sombong menafikan sebab-akibat itu sendiri. Manusia melakukan (sebab) dan mendapatkan hasil (akibat) tetapi jika sebetas itu artinya telah meniadakan fungsi yang maha kuasa sebagai perwujudan semuanya. Konsep ketuhanan mungkin dari kita sendiri memiliki cara pandang yang sangat berbeda. Tetapi, sekali lagi, tuhan tidak bisa digambarkan oleh apapun. Dia hanya satu & menciptakan manusia tanpa kecacatan. Semoga kita dianugerahi dan mau bersyukur. Siapa saja yang menarikan arti syukur, cepat atau lambat merasakan ketidak enakan hati dan kehidupan. Tidak merasa puas. Puas itu sendiri punya barometer menurut cara pandang masing-masing. Yang perlu kita pelajari adalah konsep "syukr" dalam Qur'an. Konsep dan metodologi d...

refleksi Rumi : kekuatan manusia

saya ambil beberapa potongan perkataan jalaludin Rumi dalam MASNAWI, senandung cinta, rumi menulis sebagai berikut : picture from www.bernas.id jika  kita telah menyadari kelemahan kita, seketika itu juga kita akan mengakui kekuatan tuhan. perhatikan kekuatanmu, karena ia berasal dari-Nya, dan ketahuilah bahwa kekuatanmu merupakan anugerah Tuhan yang Mutlak tinggalkan kelemahan dan kekuatan : apa saja dalam penglihatan (selain tuhan dari tuhan) merupakan berhala. rumi memberikan kita renungan luar biasa dalam masnawi terjemahan abdul hadi W.M. pada intinya, kita tidak memiliki apapun selain dariNya dan izin-Nya. manusia diberikan amanah untuk tetap bersyukur dalam keadaan apapun. susah dan sedih, sengsara dan terkena musibah.  gunakan semuanya untuk ibadah kepadanya. ibadah  bukan hanya sholat dan doa, melainkan aktivitas lain seperti bekerja, memberikan senyuman, membantu orang lain dan seterusnya. makna yang sangat luas. mari bersyukur...

merasa cukup saja

merasa cukup saja itu kalimat menyejukkan bagi para arif billah, kaum sholeh dan mengetahui apa hakikat tersebut. bahasa agama adalah qona'ah. artinya merasa puas. imam Ali pernah ditanya tentang surah dalam Alquran sebagai berikut : "maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (QS 16:97). maka imam ali menjawab : ia adalah qana'ah (kepuasan). bersyukur apa yang engkau miliki lebih baik daripad mengharap apa yang ada ditangan orang lain. seperti kamu melihat orang lain sedang jatuh cinta dan berbahagia namun kamu tidak merasa cukup dengan dirimu yang jomblo. ketika Allah memberikan kita kesehatan. bisa melihat, berjalan dan berbicara adalah semua kenikmatan yang luar biasa. sampai dikatakan didalam penggalan doa imam as-sajjad, Ali zainal abidin as : "cukup Allah adalah tuhanku dan mengetahui keadaanku." penggalan doa ini memang sepotong saja tetapi makna filosofi yang terkandung sangat banyak. pertama, Allah telah memberikan ...

cita-cita tercapai karena sholawat

siapa yang mengetahui atau pun tidak mengetahui hakikat dari sholawat itu tidak masalah. yang bermasalah adalah yang tidak mau bersholawat sama sekali. sholawat memiliki banyak manfaat luar biasa dalam kehidupan dunia dan akhirat. didunia kita mendapatkan kebahagiaan, ketenangan, kemudahan dan begitu sebaliknya. tidak akan menyesal dan percuma. para kaum sholihin terutama para auliya atau wali mereka sendiri sudah membuktikan dan demikian itu perlu kita petik untuk dilakukan. habib Abdul qodir bilfagih, abdul qodir assegaf, Muhammad bin alwi hasany dan para auliya atau habib mengamalkan sholawat tiada henti. dikisahkan Dari habib segaf bin mahdi (alm) parung,  beliau salah satu wali Allah yang tidak menyukai seseorang yang keluar dari ajaran Nabi muhammad. dikissahkan oleh beliau sendiri didepan santri-santriya : " dulu saya sama istri saya setiap kali kedokter istri tidak pernah mengganti pakainnya. karena hanya ada itu saja. sampai dokter kasian dan tidak menyuruh membay...