Pentingnya bermeditasi
Oleh : Abdillah husain
Bermeditasi merupakan hal yang muda untuk dilakukan oleh siapa saja. Meditasi membentuk hidup anda menjadi lebih baik dan matang. Jika kita telusuri atau pun mempraktekannya dalam keseharian hidup kita, akan kita temui rasa bahagia, sehat, damai dihati dan rasa kasih maupun empati terhadap sesama.
Meditasi bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun. Dalam waktu yang ditentukan. Seseorang memang harus menyisihkan waktu tenang dan luang untuk bermeditasi. Menurut Erin pavlina seseorang perempuan yang sangat berbakat mengatakan bahwa : ada beberapa hal yang harus anda ketahui dalam hal ini yaitu meditasi :
1. Mencari tempat yang baik
Banyak orang yang bermeditasi tapi tidak gagal, mereka mengubah pikiran mereka disuatu tempat yang sering digunakan oleh mereka dalam bermeditasi. Dalam hal ini, kita memerlukan tempat yang berbeda-beda untuk meditasi.
2. Duduk dengan tenang
Tidak lupa bahwa, bermeditasi adalah untuk mencapai ketenangan hati dan pikiran. Ketenangan harus ada pada meditasi. Inti dari meditasi adalah ketenangan. Pejamkan mata, duduk dan menyilangkan kaki lalu tidak memikirkan apa-apa diluar meditasi.
Orang yang sering bermeditasi sering untuk mengeluarkan ide gagasan yang spektakuler meskipun meditasi harus menjadi rutinitas setiap hari. Bisa dilakukan dipagi hari atau pun waktu luang Anda. Sebab, kerehatan pikiran harus dijaga. [Kutipan motivasional, USA 1983]. Meskipun orang-orang tidak ada itikad (Nita) untuk hidup dengan kesumpekan atau pun kesengsaraan namun pada nyatanya mereka hidup pada apa-apa yang tidak dibayangkannya.
Toh, meditasi hanya "20-30 menit." Dan ini pun tidak terbatas. Soal menit, itu lain lagi ceritanya. Intinya adalah Anda ingin bermeditasi. Membahagiakan hati dan jiwa. Semua terpancar dari hati. Jika hati gelisah, khawatir, sedih maupun hancur akan diketahui melalui rawut wajah Anda.
Meditasi sangatlah gampang dan tidak sulit. Orang sukses dan ingin kebugaran jasmani serta tetap sehat tak lupa dengan berolahraga dan bermeditasi. Ya benar, ini secara umum. Secara Mudah jika meditasi dikaitkan dalam Islam adalah "tafakkur."
Apakah dengan meditasi, akan terjadi perubahan 50 % atau pun hasil sempurna ? Ya, tentu bisa. Tidak ada yang tidak Mungkin untuk terjadi dan dilakukan. Semua kembali kepada prinsip bahwa, "jika saya ingin sesuatu hal, maka saya akan melewati suatu proses sebelum mendapatkannya." Hal ini, sangat relavan untuk meditasi.
Esensi ilmu mantiq secara subtansial mausia adalah makhluk yang berpikir. unsur berpikir begitu menyatu dengan fitrah manusia, sehingga sangat jarang hal ini lepas dari diri manusia. naluri untuk mengetahui sejarah awal dan berjalannya keberadaan juga kebahagiaan serta cara untuk bisa meraih hal itu, yang berdasarkan sejarah, merupakan kondisi-kondisi jiwa lahir bersamaan dengan munculnya manusia akan tetapi hakikat yang menjadi kelebihan yang ada pada diri mausia yang kita sebut dengan "berpikir" itu apa ? para ilmuan mantiq mengatakan " berpikir adalah usaha otak untuk mengetahui sesuatu yang tidak diketahui (majhul)." dalan proses berpikir, manusia selalu berdasarkan kepada penggunaan pengetahuan-pengetahuan dan konsep-konsep terdahulu yang ada di otak, dalam rangka mengurangi kuantitas ke-majhul-an dan menambah kuantitas pengetahuannya. dalam proses menyelesaikan masalah-masalah yang majhul ini, manusia terkadang bisa berhasil menyelesaikan maslaah tersebu...

Komentar
Posting Komentar